Showing posts with label Tanaman Herbal. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Herbal. Show all posts

Wednesday, December 7, 2016

Manfaat dan Khasiat Alang-Alang

     

     Alang-alang mampu melembutkan kulit, meluruhkan air seni, menjadi pembersih darah, penambah nafsu makan, dan penghenti pendarahan. Ia juga dapat digunakan untuk mengobati kencing nanah, kencing darah , sifilis, gangguan ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi, dan gangguan saraf.
     Alang-alang (Imperata cylindrica (L.)Beauv.) termasuk familia Paoceae. Sedangkan nama lokalnya adalah: Naleueng Lakoe (Aceh); Rih, Ri (Batak); Oo (nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minangkabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang Kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (Bali); Kii, Rii (Flores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Serang); Weli, Welia, Wed (Ambon).

DESKRIPSI
          Perawakan berupa herba, rumput, merayap, tinggi 30cm-180cm. Batang berbentuk rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang. Daun tunggal, pangkal saling menutup helaian berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12cm-80cm x 35cm-18cm.
           Bunga berupa susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6cm-28cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5cm-5cm, tangkai bunga 1cm-3cm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5mm-2,5mm, Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5mm. Palea (sekam); 0,75-2mm. Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu. Putik: kepala putik berbentuk bulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong, panjang 1mm lebih.

KANDUNGAN
           Metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang terdiri arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, 𝞫-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenatasam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium 0,75% dari berat kering),  sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin.
            Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan lima macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-OH, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-OH, flavanon, atau isoflavon.  

Read more

Tuesday, December 6, 2016

Manfaat Dan Khasiat Akar Wangi Bagi Kesehatan

  

  Rumput akar wangi (vetiveria zizanioides, syn. Andropogon Zizanoides) adalah sejenis rumput yang berasal dari India. Tumbuhan ini dpat tumbuh sepanjang tahun, dan dikenal orang sejak lama sebagai sumber wangi-wangian.
     Akarnya yang dikeringkan secara tradisional dikenal sebagai pengharum lemari penyimpan pakaian atau barang-barang penting, seperti batik dan keris. Aroma wangi ini berasal dari minyak astiri yang dihasilkan pada bagian akar.
        Akar wangi (Vitiveria zizanioides (L,) Nash. Ex, Small) mempunyai klasifikasi ilmiah berikut ini:
  • Kerajaan : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Ordo : Poales
  • Familia : Poaceae
  • Genus : Vetiveria
  • Spesies : V.zizanoides
  • Nama Lokal : Useur (Gayo), Hapias, Usar (Batak), Akar Babau (Minangkabau), Akar Banda (Timor), Iser, Morwastu (Sumatra Utara), Usa, Urek Usa (Makasar), Janur, Narawastu, Usar (Sunda), Larasetu, Larawastu, Rarawestu (Jawa).
DESKRIPSI
        Tanaman akar wangi (Andropogon zizanioides Linn,) merupakan tanaman obat yang merupakan jenis tanaman kasar tegak, berumbai abadi, tingginya 1 sampai 2 meter, mempunyai akar yang berserat dan berbau harum. Daunnya teratur dua baris, panjangnya sekitar 1 meter dan lebar 1 cm atau kurang, dan melipat.
     Pohonnya tegak , mempunyai cabng-cabang yang ramping, berwarna ungu atau kehijauan, panjang sekitar 20cm, cabang-cabang yang ramping, batang yang tumbuh tegak namun lunak. Warna batangnya putih dengan ruas-ruas disekeliling batang.
      Daun akar wangi berbentuk pita, dengan warna hijau. Bunga tanaman berkhasiat ini bentuknya menyerupai padi namun berduri dan berwarna putih kotor. Sedangkan bunga tanaman obat ini tumbuh diujung batangdan memiliki bentuk bulir.
      Tanaman akar wangi memiliki akar serabut dan berwarna kuning. Salah satu ciri yang menjadikan tanaman ini dinamakan akar wangi adalah karena akarnya memang mengeluarkan bau wangi yang cukup pekat.  

KANDUNGAN
      Akar wangi memiliki bau harum yang menyenangkan, mirip dengan bau dari kayu cendana, sering digunakan sebagai parfum pakaian, mengandung vetiver yang merupakan konstituen dari parfum kelas tinggi.
       Beberapa studi yang telah dilakaukan antara lain sebagai antihipertensi atau antispasmodic. Skrining fitokimia yang dilakukan menghasilkan fenol, saponin, tanin, dan berperan yang mungkin bertanggung jawab atas vasodilator, cardiodepressant dan efek antispasmodik, sebagai anti inflamasi, menunjukan bahwa serotonin, histamin dan prostaglandin biosintesis mempunyai fungsi anti inflamasi. Sebagai penolak racun rayap, efektif pengusir bahan beracun baik sendiri atau sebagai tambahan subtrat lain.
         Komposisi yanng dikandunng akar wangi adalah minyak astiri, hars, dan zat pahit pada bagian akar. Serta terdapat pula minyak vetiverin, vetiveron, veton, dan vetivazulen.

MANFAAT dan KHASIAT
  • Menghilangkan bau mulut dan mengobati sakit gigi. dan bisa jg memakai tanaman Daun Sirh untuk Mencegah bau Mulut.
  • Mengobati rematik, pegal linu, dan encok..
  • Mengobati luka.
  • Mengobati luka bekas gigitan ular, tawon, dan kalajengking







Read more

Monday, December 5, 2016

Manfaat dan Khasiat Akar Manis Untuk Kesehatan

        

        Akar manis (Glycyrrhiza Radix, Kiquiritae Ladix) adalah sejenis tanaman polong-polongan. Tanaman yang dalam bahasa Yunani Kuno dinamakan Liquorice ini diperkirakan berasal dari Eropa bagiasn selatan dan sebagian Asia. Adapun klasifikasi dari tanaman akar manis adalah:
  • Kerajaan : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Fabelas
  • Famili : Fabaceae
  • Familia : Faboideae
  • Bangsa : Galegaea
  • Genus : Glycyrrhiza
  • Nama Lokal : Akar Manis
DESKRIPSI
         Pohon berbentuk terna dengan kemampuan tumbuh bisa mencapai tinggi 1m. Daun tumbuh menyerupai sayap (pinnate) dengan ukuran panjang 7-15cm. Daun ini tersusun dalam satu cabang 9-17 helai.
         Bagian bunga tumbuh berkelompok dalam satu cabang (inflorescen). Bunga memilik warna keunguan mendekati putih kebiru-biruan, panjang bunga 0,8-1,2cm.
         Buah berpolong berbentuk panjang sekitar 2-3cm. Buah mengandung biji..

KANDUNGAN
         Akar manis mengandung glisirhisin, saponin, glikosida, likuiritin, asparagin, umbeliferona, glabrolida, glukosa, sukrosa, asam likuiritrat, asam hidroksiglisirhitat, zat pahit, minyak atsiri, adn asparagin.

EFEK SAMPINNG
        Menurut penelitian, akar manis memiliki efek samping jika terlalu over konsumsi, yaitu menyebabkan hipokalemia, mengurangi persentase kalium dalam dalam darah, tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, dan obesitas. Sebuah penelitian di Univrsity of Helsinki juga menunjukan bahwa konsumsi berlebihan akar manis pada perempuan hamil dapat menyebabkan kerusakan otak pada bayi yang belum lahir. Ini karena salah satu komponen akar manis, yaitu glicirizzina,  mampu merusak plasenta dan memungkinkan berjalannya beberapa jenis hormon yang abnormal. Sebaiknya perempuan hamil tidak mengonsumsi akar manis secara berlebihan.

KHASIAT
Inilah beberapa khasiat dari tanaman akar manis:
  • Mengurangi Pembengkakan (anti-inflamasi)
  • Peluruh Dahak (ekspektoran)
  • Mengobati Batuk dan bronkhitis
  • Meredakan Kolik (spasmolitik)
  • Tukak Lambung, dan Perut mulas-mulas 

Read more

Sunday, December 4, 2016

Manfaat dan Khasiat Tanaman Ajeran




Berikut ini adalh klasifikasi tanaman ajeran.
·         Divisi               : Magnoliophita
·         Kelas               : Magnoliopsida
·         Sub Kelas        : Asteridae
·         Ordo                : Asterales
·         Familia            : Asteraceae
·         Marga              : Bidens
·         Jenis                : Bidens pilosa L.
     Nama Lokal :Acerang, Hareuga(Sunda), Ambong-ambong, Jaringan, Ketul(Jawa), Lanci Thuwa(Madura)



Deskripsi
           Ajeran termasuk tumbuhan liar dan banyak di temui di pinggir jalan. Kadang-kadang ditanam di halaman, sebagai tanaman hias. Tumbuhan ini tergolong terna, tinggi dapat mencapai 150 cm. Batang berbetuk segi empat warna hijau. Daun bertiga-tiga, masing-masing berbentuk bulat telur, pinggir bergerigi. Bunga bertangkai panjang, mahkota bunga berwarna putih dengan putik berwarna kuning. Bagian yang digunakan seluruh bagian tumbuhan yang berada diatas tanah (herba).
              Tanaman ajeran memiliki dua varietas yang cukup dikenal masyarakat, yaitu jintan hitam dan jintan putih. Bagian tanaman yang sering dimanfaatkan adalah biji, baik sebagai bahan rempah dapur ataupun obat. Beberapa penyakit yang bisa diobati jintan sebagai tanaman obata antara lain sakit kepala, asma dan batuk, sariawan, borok, perut kembung, dan demam.

Kandungan
        Ajeran mengandung unsur kimia Phitosterin-B, unsur ini memiliki rasa pahit, agak dingin. Unsur kimia ini berfungsi untuk menurunkan panas (antipiretik), anti radang (anti inflamasi), melancarkan peredaran darah dalam tubuh, serta menghentikan pendarahan.
       Senyawa antioksidan utama: kuersetin 3-0-rabinobioside; kuersetin 3-0-rutinoside; adam klorogenat; 3,4-di-0-caffeoylquinic acid; 3,5-di-0-caffeoylquinic acid; 4,5-di-0-caffeoylquinic acid. Senyawa lain, heptanyl 2-0-beta-xylofuranosyl-(l6)-beta-glucopyranoside, jacein, dan centaurein. Penelitian juga menyebutkan kandungan senyawa fenol yaitu quercetin 3-Orabinobiosid.
          Akarnya mengandung senyawa quercetin 3,3’-dimethyl ether, yaitu 7-0-a-d-rhamnopyranosyl-(l6)-ß-d-glucopyranoside dan 7-0-ß-d-glucopyranoside. Ajeran juga mengandung senyawa dua poliasetilenik yang teridentifikasi pada fraksi butanol. Senyawa itu berperan dalam pencegahan awal terjadinya diabetes.

Ajeran dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti:
  • Salesma dan Demam
  • Usus Buntu
  • Demam, Influenza, dan Sakit Tenggorokan
  • Infeksi Hepatitis
  • Mencret 
  • Radang Usus Buntu
Read more

Manfaat dan Khasiat Tanaman Adem Ati

     
 
        Tanaman adem ati hidup di hutan sekunder pada ketinggian rendah dan menengah di Asia Tenggara. Tanaman ini menyebar ke India, Tiongkok Selatan, hingga utara Australia melalui Malaysia dan indonesia.

Sinonim        : Litsea chinensis Lamk. Litsea littoralis(L.) Vill.
Familia         : Lauraceae
Nama Lokal  : Madang Kapas (Sunda), Adem Ati, Kapu Ketek, Nyampu Wingka, Wuru Beling(Jawa)

Deskripsi 
        Adem ati berupa pohon yang tingginya dapat mencapai 10 meter. Batang berkayu dan bercabang-cabang. Daun tunggal, bentuk elips, warna hijau, dan berbulu halus. Perbungaan bentuk malai, mahkota bunga berwarna putih kekuningan. Buah bulat, buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam. Akar tunggang warna coklat muda.

Kandungan
      Kandungan yang terdapat dalam tanaman adem ati adalah minyak astiri, alkoloid(golongan penantrena dan aporpina), tanin, polifenol, dan flavonoida.

Manfaaat dan Khasiat Tanaman Adem Ati
  • Mengobati Kencing manis
  • Mengobati Mencret dan Radang Usus
  • Mengobati Radang Kulit Bernanah
  • Mengobati Radang Payudara
  • Mengobati Luka dan Bisul 
Read more

Saturday, December 3, 2016

Mengenal Manfaat Tanaman Herbal Adas

     

      Adas merupakan satu dari sembilan tanaman obat yang dianggap bermukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia tanaman ini telah dibudidayakan dan dijadikan sebagai tanaman bumbuserta tanaman obat.
     Adas dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800mdpl, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi.
     Adas berasal dari Eropa selatan dan Asia. Manfaat yang dimilikinyakemudian mendorong orang di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang untuk menanamnya. Adapun morfologi adas adalah:
Nama          : Adas (Foeniculum vulgare Mill.)
Sinonim      : E officinale, All.= anethum foeniculum, Linn.
Familia       :  Apiaccae (Umbelliferae)
Nama Lokal: Hades(Sunda), Adas, Adas Londa, Adas Landi(Jawa), Adhas(Madura), Adas(Bali), Wala Wunga(Sumba), Das Pedas(Aceh), Adas, Adas Pedas(Melayu), Adeh, Manih(Minangkabau), Paapang, Paampas(Menado), Denggu-Denggu(Gorontalo), Papaato(Buol), Porotomo(Baree), Kumpasi(Sangir Talaud), Adasa, Rempasu(Makasar), Adase(Bugis).

Fakta Unik
   Adas memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya kuliner di banyak negara Eropa, khususnya Prancis dan Italia. Dahulu, bangsa Yunani dan Romawi menjadikan adas sebagai bahan untuk obat dan masakan. Reputasi terhormat dari adas bahkan telah dimulai sejak masa Yunani kuno. Mitologi Yunani menyebutkan bahwa adas sangat erat hubungannya dengan Dionysius, sang dewa makanan dan anggur.
   Dari tanaman adas, akar, biji, dan daun hingga umbinya bisa dimanfaatkan untuk makanan dan sebagainnya. Biji adas bisa menjadi bahan untuk roti dan kue, daunnya untuk salad, umbinya dapat dimasak dengan variasi olahan seperti daging panggang dan lain-lain.

KANDUNGAN
   Buah adas yang masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung. Daunnya berbau aromatik.
    Adas mengandung minyak asiri(Oleum Foeniculli) 1%-6%, mengandung 50%-60% anetol, lebih dari 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, serta 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif.
    Akar adas mengandung bergapten. Akar dan bijinya mengandung stigmasterin (serposterin). Hasil penelitian menunjukan bahwa adas mempunyai efek farmakologis, yaitu:
  • Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan tuberkolosis pada tikus percobaan.
  • Meningkatkan paristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut(flatus).
  • Menghilangkan dingin dan dahak.
  • Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang nafsu makan.
  • Dari satu penelitian pada manusia dewasa diketahui bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
  • Pada percobaan binatang, ekstrak dan rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
  • Komponen aktifnya anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan.
  • Meningkatkan paristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut(flatus).
  • Menghilangkan dingin dan dahak.
  • Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol dan anisaldehid berkhasiat menyejukan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang nafsu makan.
  • Dari satu penelitian pada manusia dewasa diketahui bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
Efek Samping
      Walaupun tanaman ads memiliki khasiat yang sangat besar bagi kesehatan, bukan berarti kita bebas untuk mengkonsumsinya dan tidak menhiraukan efek samping yang ditimbulkan. Setiap jenis obat memiliki aturan atau dosis yang diberikan sebagai aturan dalam mengonsumsinya. Begitu juga dengan tanaman adas. Walaupun jenis tanaman obat ini terbilang obat tradisional yang didapat dari alam, tetap saja aturan untuk mengonsumsinya harus sesuai aturan dan jangan berlebihan.
       Mengonsumsi tanaman adas dengan dosis yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang terkena sendawa. Memang sendawa bukan penyakit yang berbahaya dan menakutkan, tetapi sendawa yang diderita dialami secara terus menerus secara kontinu  merupakan hal yang sangat mengganggu. Untuk itu, konsumsilah dengan sewajarnya dan sesuai dengan aturan. Hal itu bisa di sebabkan karena kandungan senyawa yang terkandung dalam tanaman adas dapat menimbulkan efek samping yang jika dosisnya terlalu berlebihan. Selain itu adas mengandung beberapa senyawa kimia dan memiliki kandungan enathol. Beberapa kandungan senyawa itulah yang dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan tubuh jika dikonsimsi dengan dosis yang berlebihan.
      Berikut ini  beberapa gejala yang dapat ditimbulkan bagi yang mengonsumsi tanaman adas berlebihan:
  • Dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk bernafas atau sesak nafas.
  • Dapat menimbulkan gangguan pada sistem saraf otak
  • Dapat menyebabkan terjadinya peningkatan palpitasi
  • Dapat menyebabkan terganggunya kerja jantung
  • Dapat menimbulkan seseorang sering buang angin(kentut)
      Penggunaan adas dalam waktu yang pendek dianggap aman. Tapi tidak aman untuk penggunaan jangka panjang karena dapat menimbulkan efek samping yang serius, yaitu:

1.Thelarche
     Thelarche adalah kondisi perkembangan peyudara yang prematur terjadi pada bayi yang baru lahir. Oleh karena itu konsumsi adas sangat harus dibatasi pada ibu hamil.

2.Interaksi dan Obat 
     Apa bila anda menderita epilepsi, penggunaan adas mungkin tidak boleh dilakukan bersamaan dengan obat untuk mengatasi epilepsi seperti fenitoin dan gabapetin. Ini karena adas dapat  mengganggu gelombang elektromagnetik pada otak yang berujung pada kejang.

3.Reaksi alergi
      Reaksi yang dapat ditimbulkan karena adas adalah gatal, ruam, kemerahan, kram, dan nafas pendek. Alergi ini juga dapat muncul apabila mengonsumsi herbal dari keluarga yang sama dengan adas seperti wortel dan dil.

4.Suplai Asi Menurun
      Penggunaan adas dapat dijadikan terapi bagi ibu yang memiliki masalah dengan kurangnya ASI. Dosis yang berlebihanlah yang dapat menyebabakan produksi ASI menjadi sedikit. Kandungan Anethole dalam adas lah yang dapat menyebabkan produksi ASI berkurang.



Read more